Al-Baraa’ bin Azib menceritakan ketika
membawa satu jenazah ke perkuburan Baqi’ al-Gharqad, lalu Rasulullah saw datang
dan duduk bersamanya dengan penuh ketenangan dan baginda mendoakan katanya: Aku
berlindung diri kepada Allah daripada siksaan kubur”. Diulanginya kalimah yang
sama sebanyak tiga kali.
Selasa, 20 Mac 2012
Isnin, 19 Mac 2012
Generasi Muda Pembela Akidah
ARKIB : 01/03/2012
Utusan Malaysia
Oleh DR. MOHD. AFENDI
MAT RANI
Bicara Zahra Firdausi II
Di keheningan subuh, hatiku tiba-tiba
terpanggil untuk meluahkan isi hati ini. Sedari tadi hati ini diselaputi
kegusaran. Hanya air mata menjadi saksi, saat diri ini bermunajat dan berdoa
padamu, kerisauan kian bertandang dalam hati ini, rasa bersalah kian menebal
dalam diri seolah-olah diri ini terlalu egois kerna membiarkan sahabat-sahabat
terus leka dibuai keseronokan dunia yang penuh kepalsuan. Sayugia setelah
selesai melaksanakan fardhu subuh, kucapai kalamMu Ya Allah, dan dalam doa ku
mohon agar Engkau memberi kekuatan kepadaku agar aku bisa menyampaikan wasilah
dakwah ini. Aku sedar diri ini hanya insan kerdil lagi daif, namun ku mohon
agar sedikit sebanyak wasilah tarbiyah ini bisa menyentuh hati
sahabat-sahabatku di luar sana, ku mohon agar hati mereka masih terbuka
untuk menerima wasilah ini. Ku mohon agar kelembutan masih bersisa di dinding
hati mereka agar wasilah ini bisa menjadi antibiotik untuk hati mereka.
Mudah-mudahan sel-sel fagosit di hati mereka masih kuat untuk melawan virus
kealpaan dunia, mudah-mudahan hati mereka masih diselaputi kapsul iman, dan
semoga duktus limfa dalam badan mereka masih terlindung dari penyebaran kanser
malignan hati ciptaan syaitan yang durjana yang bisa menjejaskan seluruh
fungsi badan dan minda.
Bicara Zahra Firdausi I
Sudah lama laman ini tidak terisi dengan
pengisian suci lantaran batasan waktu yang mengehadkan pancainderaku untuk
menyampaikan wadah tatkala fardhu kifayah lebih mendambakan perhatian dariku.
Namun sisa-sisa waktu kurniaan Ilahi pasti ku gunakan sebaiknya agar ia tidak
terisi angan-angan kosong yang menjadi faktor kegagalan muslimin dan muslimat
hari ini.
Isnin, 5 Mac 2012
Saat Menghadapi Sakaratulmaut
Setelah satu persatu anggota tempat keluarnya roh
maka terasa kedinginan anggota tersebut. Apabila roh sampai ke kerongkong, ia
berhenti sekejap. Maka di saat ini penyesalan kita tidak lagi diterima,
hilanglah pandangan kita terhadap dunia, dan bayangan alam kubur mula menjelma.
Di saat inilah juga pintu taubat telah tertutup.[1] sebagaimana yang
dikatakan oleh Baginda saw;
إِنَّ الله يَقْبَلُ
تَوْبَةَ العَبْدِ مَالَمْ يُغَرْغِرُ
Ertinya:
Sesungguhnya Allah sentiasa menerima taubat seseorang hamba selama belum sampai
saat ghargharah.
Langgan:
Ulasan (Atom)







